Koperasi Simpan Pinjam (KSP) KORPRI Abdi Negara Kabupaten Bantul kembali menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tutup Buku Tahun 2025 di Gedung Induk Lantai III, Komplek Parasamya, Rabu 28/01/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 190 anggota dari total 200 anggota yang diundang.
Ketua KSP KORPRI Abdi Negara, Riyantono, dalam laporan penyelenggara menyampaikan bahwa RAT tahun ini memiliki makna khusus karena bertepatan dengan berakhirnya masa kepengurusan pengurus periode 2023–2026.
Ia menjelaskan, KSP KORPRI Abdi Negara kini memiliki jumlah anggota sebanyak 3.248 orang, berkurang 11 orang dibandingkan tahun 2024 karena faktor pensiun. Koperasi yang sebelumnya bernama Koperasi Serba Usaha tersebut kini fokus sebagai koperasi simpan pinjam.
Sepanjang tahun 2025, KSP KORPRI Abdi Negara telah melaksanakan berbagai peningkatan tata kelola, di antaranya seluruh pengurus dan pengawas telah mengikuti uji kelayakan dan kepatuhan oleh Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Bantul dan dinyatakan lulus. Selain itu, koperasi juga menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan bagi 100 orang anggota.
“Laporan keuangan tahun buku 2025 telah diaudit dan memperoleh opini wajar tanpa pengecualian. Perolehan Sisa Hasil Usaha (SHU) tahun 2025 mencapai Rp637 juta, meningkat sekitar 2 persen dibandingkan tahun 2024,” bebernya.
Sementara itu, Kepala Dinas KUKMPP Kabupaten Bantul, Prapta Nugraha, dalam sambutannya menyampaikan bahwa hasil penilaian koperasi tahun 2025 menunjukkan peningkatan signifikan. KSP KORPRI Abdi Negara memperoleh nilai 86,30, naik dari 80,02 pada tahun 2024.
“Kami menilai KSP KORPRI Abdi Negara patut diapresiasi karena sudah menuju tahap koperasi modern. Sudah mulai mengembangkan aplikasi SAKTI, serta melakukan inovasi pembiayaan seperti umrah dan perumahan,” ujarnya.
Namun demikian, ia juga memberikan catatan agar keaktifan anggota dapat terus ditingkatkan, mengingat potensi besar dari jumlah anggota yang mencapai ribuan orang.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, yang turut hadir dan memberikan sambutan menegaskan bahwa KSP KORPRI Abdi Negara memiliki peluang besar untuk berkembang karena anggotanya merupakan para abdi negara dan memiliki hubungan strategis dengan pemerintah daerah.
“Peluang ini harus dioptimalkan secara legal dan konstitusional untuk meningkatkan kesejahteraan anggota. RAT ini bukan sekadar seremonial, tetapi forum penting untuk menyusun rencana tahunan ke depan,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah saat ini kembali memberikan perhatian besar terhadap koperasi, salah satunya melalui kebijakan pengembangan koperasi, termasuk Koperasi Merah Putih. Menurutnya, KSP KORPRI Abdi Negara berpotensi menjadi koperasi percontohan, mengingat aset koperasi telah mencapai Rp15,7 miliar.
“Koperasi jangan sampai tertinggal zaman. Terobosan baru, kerja sama dengan pihak ketiga, serta peningkatan literasi keuangan bagi anggota harus terus dilakukan,” pungkasnya.
Usai penyampaian laporan pertanggungjawaban oleh pengurus, acara dilanjutkan dengan pemilihan pengurus dan pengawas KSP KORPRI Abdi Negara 2026-2029. Drs. Riyantono, M.Si didapuk kembali sebagai ketua KSP KORPRI Abdi Negara untuk masa bakti 2026-2029. (Fza)




