Kontrak PPPK Paruh Waktu Diperpanjang, Wujud Apresiasi Pemkab Bantul atas Dedikasi dan Pengabdian

Marjoko (54), penjaga sekolah SD Negeri Dayu, Sanden, Bantul, tampak sumringah berbaris di antara ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh waktu yang melaksanakan apel bersama di Lapangan Paseban, Rabu (7/10/2026). Pasalnya, pada apel kali ini, Marjoko yang telah 27 tahun mengabdi di SD Negeri Dayu mendapat kepastian soal perpanjangan kontrak sebagai PPPK Paruh Waktu.

Perpanjangan kontrak ini, sebagaimana yang disampaikan Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, merupakan bentuk nyata pengakuan negara atas kompetensi, dedikasi, dan kontribusi para pegawai PPPK Paruh Waktu yang selama ini telah mendukung penyelenggaraan pemerintah dan pelayanan publik di Kabupaten Bantul.

“Saya juga menegaskan kepada seluruh PPPK Paruh Waktu agar tidak bekerja setengah hati dan memberikan yang terbaik kepada masyarakat. Karena PPPK Paruh Waktu tetap bagian dari mesin birokrasi daerah yang harus bekerja sungguh-sungguh, meningkatkan integritas, disiplin, etos kerja, dan profesionalisme,” imbuh Bupati.

Bupati juga menegaskan Pemerintah Kabupaten Bantul hanya membutuhkan aparatur yang berkomitmen tinggi, berdedikasi, jujur, serta loyal demi Bantul yang maju dan sejahtera. Tak hanya itu, Bupati juga menekankan kesadaran bersama bahwa penilaian kedisiplinan dan evaluasi kinerja secara berkala merupakan indikator penentu perpanjangan kontrak kerja. Untuk itu, Bupati mengingatkan seluruh Kepala Perangkat Daerah agar terus melakukan pembinaan dan pengawasan, sehingga keberadaan PPPK Paruh Waktu benar-benar memberikan nilai tambah bagi kinerja Organisasi Perangkat Daerah dalam melayani masyarakat.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bantul, Reni Mariastuti, menyebut dari 3.335 PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Bantul, tidak semua dilakukan perpanjangan kontrak.

“Dari 3.335 PPPK Paruh Waktu, ada 10 yang tidak diperpanjang karena ada yang telah mencapai usia pensiun, mengundurkan diri, dan evaluasi capaian kinerja yang kurang terpenuhi. Sehingga yang diperpanjang kontraknya ada 3.325 pegawai,” terang Reni. (Els)
 

Berbagi:

Pos Terbaru :