Dari Kreator Konten hingga Teknisi Sepeda Motor, UPTD BLK Bantul Gelar Pelatihan Kerja

Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Bantul menyelenggarakan rangkaian pelatihan kerja pada bulan Oktober hingga Desember 2026. Pelatihan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), dengan tujuan meningkatkan keterampilan kerja dan daya saing angkatan kerja di Kabupaten Bantul.

Pada pelatihan yang bersumber dari APBD, UPTD BLK Kabupaten Bantul menyelenggarakan Pelatihan Kreator Konten yang dilaksanakan mulai 19 Oktober 2026 hingga 13 November 2026 dengan jumlah peserta sebanyak 10 orang. Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh era digital yang menuntut setiap orang mampu beradaptasi dan memanfaatkan teknologi dalam kehidupan. Salah satu peran penting dalam dunia digital yang banyak dilirik generasi muda saat ini adalah menjadi content creator.

Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali materi mulai dari pembuatan konsep, perencanaan, produksi, perkembangan konten, hingga monetisasi. Peserta diharapkan mampu meningkatkan kreativitas dan menghasilkan variasi konten yang positif, menarik, dan edukatif. Peserta juga diharapkan dapat membuka peluang usaha melalui jejaring (networking) dengan berbagai brand, perusahaan, maupun instansi, serta membuka peluang kerja di industri media, komunikasi, dan industri kreatif.

Sementara itu, pelatihan yang bersumber dari APBN merupakan wujud kerja sama Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Surakarta melalui Satuan Pelayanan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Bantul dengan UPTD BLK Kabupaten Bantul. Kegiatan Pelatihan Vokasi Nasional Non Batch VI ini dilaksanakan pada bulan Oktober hingga Desember 2026. Program yang dilaksanakan antara lain Pembuatan Roti dan Kue, Aplikasi Office Terpadu, Operator Garmen, Teknisi Instalasi Tenaga, serta Perawatan Berkala Sistem CVT dan Injeksi pada Sepeda Motor, dengan total peserta sebanyak 96 orang.

Kepala UPTD BLK Kabupaten Bantul, Devi Puspitasari, menjelaskan bahwa pelatihan pada triwulan IV ini memiliki sasaran peserta yang berbeda sesuai sumber anggarannya, yaitu untuk pelatihan yang bersumber dari APBN dan APBD. 

“Pelatihan pada triwulan IV dengan peserta untuk Pelatihan APBN seluruh Indonesia dan untuk Pelatihan APBD khusus warga Kabupaten Bantul,” ujarnya.

Secara umum, kegiatan pelatihan di UPTD BLK Kabupaten Bantul bertujuan menghasilkan tenaga kerja yang kompeten dan tersertifikasi, serta membangun relasi dan kebutuhan antara tenaga kerja dengan kebutuhan dunia industri. Selain itu, pelatihan ini juga diarahkan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat wirausaha agar mampu berinovasi pada produknya, memanfaatkan potensi sumber daya lokal untuk mendukung potensi desa dan wirausaha, serta meningkatkan keterampilan bagi pekerja di industri.

Melalui rangkaian pelatihan ini, UPTD BLK Kabupaten Bantul berharap para peserta memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan dunia usaha, sehingga mampu bersaing, berinovasi, dan mandiri. Dengan demikian, pelatihan kerja ini diharapkan dapat mendukung terwujudnya angkatan kerja Kabupaten Bantul yang kompeten dan berdaya saing. (AG)

Berbagi:

Pos Terbaru :