TMMD Sengkuyung Tahap III Sasar Padukuhan Rejosari Terong Dlingo

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahap III/Sengkuyung Tahun 2026 Kabupaten Bantul resmi dibuka dalam upacara yang digelar di Lapangan Sepak Bola Ngenep, Kalurahan Terong, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul, Rabu (15/7/2026). 

Pelaksanaan TMMD yang menyasar Padukuhan Rejosari, Kalurahan Terong, Kapanewon Dlingo ini berfokus pada pembangunan fisik dan non-fisik. Komandan Kodim 0729/Bantul, Letkol Kav Fikri Nurheldi, S.E., M.Han., dalam laporannya menjelaskan untuk pembangunan fisik, fokus utama diarahkan pada pembukaan akses jalan baru guna melancarkan mobilitas warga.

"Sasaran pokok fisik berupa pembukaan jalan baru sepanjang 500 meter dengan lebar 4 meter. Kemudian dilanjutkan dengan pengerjaan cor blok sepanjang 650 meter dengan tebal 10 sentimeter dan lebar 70 sentimeter di kedua sisinya," papar Letkol Kav Fikri. 

Selain akses jalan, pembangunan fisik juga mencakup pembuatan talud penguat jalan sepanjang 130 meter, lebar 30 sentimeter, dan tinggi 1,3 meter. Pula, dilakukan perbaikan atau rehabilitasi terhadap satu unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah tersebut.

"Sementara untuk sasaran non-fisik, kami menyelenggarakan berbagai penyuluhan, termasuk program peningkatan kapasitas pemberdayaan masyarakat setempat," imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, yang hadir dan membuka kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0729/Bantul, atas komitmennya dalam mendukung pembangunan di Bumi Projotamansari.

Ia menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik, melainkan manifestasi nyata budaya gotong royong yang menjadi kekuatan bangsa Indonesia. Menurutnya, semangat gotong royong harus terus dihidupkan sebagai energi pembangunan yang mampu menjembatani kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat.

"Melalui TMMD Tahap III ini, kita kembali membuktikan bahwa ketika TNI dan rakyat bahu-membahu, seberat apa pun pekerjaan dan sesulit apa pun medan yang dihadapi akan mampu kita selesaikan demi kemaslahatan bersama. Semangat Dharmaning Satriyo Akaryo Raharjaning Nagari menjadi ruh pembangunan di Kabupaten Bantul," katanya.

Aris juga menekankan bahwa TMMD merupakan salah satu program strategis pemerintah dalam mempercepat pemenuhan infrastruktur pedesaan. Lebih dari itu, menurutnya, TMMD juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan melalui keterlibatan langsung masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan. 

"Perpaduan antara infrastruktur yang mantap dan pemberdayaan ekonomi ini akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata dan inklusif, tanpa ada satu pun warga Bantul yang tertinggal," ungkapnya.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati mengajak masyarakat di lokasi sasaran TMMD untuk menyambut program tersebut dengan semangat kekeluargaan serta bersama-sama merawat hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

"Kepada seluruh masyarakat di lokasi sasaran TMMD, saya berpesan agar menyambut kehadiran TMMD dengan tangan terbuka dan penuh rasa kekeluargaan. Mari kita rawat hasil-hasil pembangunan dari program TMMD ini agar manfaatnya dapat dinikmati dalam jangka waktu yang lama oleh anak cucu kita. Kepada seluruh personel pelaksana TMMD yang bertugas, selamat mengabdi, jaga kesehatan, keselamatan, dan teruslah menjadi teladan di tengah-tengah masyarakat," tutup Aris. (Fza)

Berbagi:

Pos Terbaru :