Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 tingkat Kabupaten Bantul diselenggarakan Jumat (24/5/2026) di kompleks Kalurahan Canden, Kapanewon Jetis.
Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bantul, Emi Indriyani Aris, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan HKG PKK ke-54 tahun ini mengangkat tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, dan Wujudkan Indonesia Emas Tahun 2045.” Tema tersebut dinilai sangat krusial karena menegaskan komitmen gerakan PKK untuk terus memperkuat dan mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sebagai landasan utama pemberdayaan keluarga.
Menurutnya, melalui penguatan tersebut, PKK berperan aktif sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pelaksanaan Asta Cita melalui pembangunan berbasis keluarga yang berkelanjutan, inklusif, dan berkeadilan. Upaya ini diharapkan mampu menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan bahwa berdasarkan surat edaran Ketua Umum TP PKK Pusat, penyelenggaraan peringatan HKG PKK ke-54 tahun 2026 di daerah diarahkan untuk dilakukan secara lebih dinamis. Kegiatan tidak lagi berfokus pada seremonial atau acara formal di dalam ruangan, melainkan lebih mengutamakan kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat dengan tetap memperhatikan efisiensi.
Sementara itu, Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perjalanan 54 tahun gerakan PKK telah membuktikan perannya sebagai mesin penggerak kesejahteraan keluarga. Sejak diluncurkan pada tahun 1972, PKK tidak hanya menjadi pelengkap pembangunan, tetapi telah tumbuh menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat.
Ia menambahkan bahwa peringatan ini diharapkan mampu membangun motivasi yang lebih tinggi bagi seluruh kader PKK untuk terus bergerak aktif dalam upaya peningkatan kesejahteraan keluarga dan pemberdayaan masyarakat.
“PKK diharapkan terus melaksanakan program-program pemberdayaan yang berdampak dan manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan gerakan PKK dalam mendorong pembangunan berbasis keluarga sebagai fondasi utama kemajuan masyarakat. (Ans)





