Presiden Republik Indonesia meresmikan sebanyak 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara simbolis di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026) pukul 11.30 WIB. Peresmian tersebut diikuti seluruh kabupaten di Indonesia melalui Zoom Meeting.
Pemerintah Kabupaten Bantul turut mengikuti kegiatan peresmian di KDKMP Wukirsari yang masuk dalam daftar peresmian nasional tersebut. Dalam kesempatan itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung eksistensi dan pengembangan KDKMP di wilayah Kabupaten Bantul. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bantul telah menerbitkan sejumlah paket kebijakan untuk memperkuat keberadaan KDKMP. Kebijakan pertama berupa Surat Edaran Bupati Nomor B500.3.1-06042 di KUK MPP 2025 tentang pengelolaan keanggotaan KDMP yang mewajibkan seluruh ASN, PPPK, termasuk pamong, menjadi anggota KDMP di Kabupaten Bantul.
“Kebijakan kedua yakni Peraturan Bupati Nomor 33 Tahun 2025 tentang Bantuan Keuangan P2 BMP yang di antaranya mengatur bantuan bagi warga miskin untuk menjadi anggota dengan pembayaran iuran pokok dan wajib ditanggung pemerintah melalui dana P2 BMP,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Halim, Pemerintah Kabupaten Bantul melalui PMK Bantul juga membangun aplikasi sistem manajemen KDKMP bernama Satriya. Aplikasi tersebut digunakan untuk pencatatan, pengolahan informasi, hingga perhitungan mulai dari pendaftaran anggota sampai pembagian sisa hasil usaha (SHU).
“Tiga hal ini adalah komitmen Pemerintah Kabupaten Bantul untuk mendukung dan menyukseskan KDKMP di seluruh wilayah Kabupaten Bantul. Mudah-mudahan kebijakan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Komandan Kodim Bantul, Letkol Kav. Fikri Nurheldi menyampaikan bahwa pembangunan gedung KDKMP di wilayah Bantul berjalan sesuai regulasi dan target waktu yang telah ditetapkan. Ia menjelaskan, pembangunan gedung KDKMP yang telah mencapai 100 persen berada di Kalurahan Wukirsari, Pleret, Tirtonirmolo, Donotirto, Selopamioro, Girirejo, Trimurti, Murtigading, dan Baturetno. Sedangkan di kalurahan lainnya masih dalam proses pembangunan.
Selanjutnya, Lurah Wukirsari Susilo Hapsoro menambahkan, kedepannya KDKMP Wukirsari akan membuka berbagai layanan sesuai arahan pemerintah pusat, seperti klinik, kios pupuk, kios gas, minimarket, hingga pemasaran produk-produk lokal Wukirsari.
“Produk-produk lokal Wukirsari nantinya akan dititipkan di kios atau minimarket yang ada di sini. Untuk pengelolaan, kami akan mendapat pendampingan selama dua tahun sebelum sepenuhnya diserahkan kepada KDMP Kalurahan Wukirsari,” katanya. (Syf-Ami)





