Komite Sekolah dan Paguyuban Orang Tua Siswa (POT) SD Negeri 2 Wijirejo menggelar kegiatan Senam Sehat dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) 2026 di Lapangan Wijirejo, Kapanewon Pandak, Kabupaten Bantul, Rabu (9/9/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai pukul 06.30 WIB tersebut berlangsung meriah dan diikuti sekitar 1.200 peserta. Mereka terdiri atas 496 siswa beserta wali murid dan 31 guru, serta unsur masyarakat sekitar.
Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, hadir langsung untuk membuka kegiatan sekaligus mengikuti senam bersama masyarakat dan keluarga besar SD Negeri 2 Wijirejo. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas inisiatif Komite Sekolah dan Paguyuban Orang Tua Siswa SD Negeri 2 Wijirejo yang telah menyelenggarakan kegiatan positif tersebut.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul, kami mengucapkan terima kasih kepada Komite Sekolah dan Paguyuban Orang Tua yang telah menyelenggarakan kegiatan pada pagi hari ini. Ini kegiatan yang sangat luar biasa. Kita harus rajin berolahraga agar anak-anak kita nanti sehat dan insyaallah berakhlak mulia,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Riyanto menyampaikan bahwa kegiatan Senam Sehat merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali. Selain untuk memperingati HAORNAS, kegiatan tersebut bertujuan mempererat tali silaturahmi antara pihak sekolah, orang tua siswa, dan masyarakat sekitar.
“Kegiatan hari ini merupakan kegiatan rutin dua tahun sekali yang kita selenggarakan untuk silaturahmi dengan masyarakat sekitar, bapak/ibu wali, dan untuk semuanya. Kami mengharapkan kolaborasi antara Komite Sekolah dan POT untuk terus membantu bapak/ibu guru yang diberi amanah mengampu siswa. Semoga anak-anak menjadi anak yang cerdas dan berakhlak mulia,” kata Riyanto.
Ia juga berpesan kepada para siswa agar senantiasa menaati perintah guru dan orang tua, rajin beribadah, serta tekun belajar sebagai bagian penting dalam meraih kesuksesan.
Rangkaian kegiatan Senam Sehat HAORNAS 2026 kemudian ditutup dengan senam bersama yang diikuti seluruh elemen masyarakat, jajaran pemerintah daerah, guru, dan siswa. Kegiatan berlangsung penuh antusiasme dan menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya olahraga sekaligus mempererat kebersamaan antara sekolah, orang tua, dan masyarakat. (Ag-Fza)



